Minggu, 21 Juli 2019

TABUR dan TUAI, Amanat Upacara Bendera Merah Putih, 22 Juli 2019

Pagi yang cerah, matahari bersinar, kugendong tas merahku dipundak....

Sebait lagu yang menandakan betapa bahagianya siswa berangkat sekolah.
Ikhsan, siswa kelas 9A siap belajar di sekolah

Hari ini Senin, 22 Juli 2019 kegiatan belajar di Madrasah Tsanawiyah PKP Jakarta Islamic School.
Upacara bendera Merah Putih dilaksanakan pukul 06.30 oleh lebih dari 300 siswa dan 24 dewan guru 5 karyawan MTs PKP.


Dalam amanat yang diberikan oleh kepala Madrasah Bapak Sukarno, S.Pd mengucapkan selamat datang kepada 91 siswa baru MTs PKP yang terdiri dari 76 siswa fullday dan 15 siswa pesantren.
Tabur dan Tuai adalah filosofi yang disampaikan kepada peserta upacara, dalam hidup kita harus menabur kebaikan jika ingin menuai kebaikan pula. Dalam lingkungan sekolah para siswa harus semangat dalam belajar jika ingin mendapatkan nilai yang baik ketika akhir sekolah.


Rangkaian upacara Bendera diahiri dengan pemberian ucapan selamat dan terimakasih kepada siswa berprestasi MTs PKP yang telah mencapai prestasi berupa 2 medali emas dan 1 perunggu kejuaran silat tingkat DKI Jakarta di Universitas Uhamka, 20 Juli 2019.
Selamat kepada ananda Ardean dan Andhika juara 1 dan Sultan juara 3.
(anattasannai&harisaputra)

Kamis, 13 Juni 2019

Mamfaat anak masuk pesantren

Pesantren Modern PKP Jakarta Islamic School

Beberapa mamfaat anak masuk pondok pesa tren.
1. Bapak Ibu tenang dalam mencari nafkah
2. Anak terjaga sholat 5 waktu berjamaah di Masjid
3. Anak rutin membaca dan menghafal Al Quran secara teratur
4. Anak terjaga sholat sunnah
5. Anak rajin puasa-puasa sunnah
6. Anak terjaga dari pengaruh pergaulan bebas
7. Anak terjaga dari kenakalan remaja
8. Anak terjaga dari narkoba
9. Anak terjaga dari pengaruh negatif hp
10. Anak terbiasa bahasa Arab dan Inggris
11. Anak terbiasa hidup mandiri
12. Anak terbiasa hidup disiplin
13. Anak terbiasa hidup sederhana
14. Anak selalu mendoakan orangtua
15. Anak menjadi investasi luar biasa bagi orangtuanya kelas
16. Anak belajar menjadi dewasa
17. Anak belajar berbagai keterampilan
18. Anak belajar berbagai adab Islami

Diolah dari berbagai sumber.

Minggu, 03 Februari 2019

Ahlan wa sahlan, PESANTREN MODERN PKP

Oleh: Dr. H. Tongato, M.Si.*

Energi menyambut hadirnya Islamic Boarding School atau Pesantren Modern PKP Jakarta Islamic School berkelimpahan. Pasalnya embrio yang disebut pula sebagaiMa'hadul 'Asri Tarbiyatul Mualimin wal Mualimat sudah lebih dari seperempat abad. Ibarat menyambut anak yang akan lahir, inilah momen yang ditunggu-tunggu. Menyemangati dan memberikan banyak harapan.
Awalnya adalah mimpi. Mimpi founding fathers akan keberadaan Pondok Karya Pembangunan (PKP) sebagai Proyek Monumental Musabaqoh Tilawatil Alquran (MTQ) V tahun 1972 yang sukses di Jakarta. Berangkat dari sinilah cita-cita mendirikan pesantren tumbuh dan berkembang.

Harus dicatat bahwa, rintisan pendirian pesantren sudah dimulai dalam bentuk mengasramakan peserta didik tingkat menengah pertama dan atas dalam satu dekade terakhir. Jatuh bangun pun dialami. Keterbatasan sumber daya, baik sumber daya manusia maupun sarana prasarana menyertai perjalanannya. Namun, dengan tekad kuat Pengurus dengan dukungan penuh Pembina Yayasan PKP DKI Jakarta, cita-cita pendirian pesantren yang representatif pun terus tumbuh dan berkembang. Hingga sampai pada upaya membangun gedung asrama yang permanen.
Dan alhamdulillah, berkat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kini telah berdiri dua tower gedung asrama dengan ketinggian 12 lantai berkapasitas 2000 santri. Rencana awal, PKP akan membangun gedung asrama untuk 1000 santri, namun Gubernur Provinsi DKI Jakarta saat itu (2015) dengan penuh semangat menyanggupi pembangunan gedung dua tower sekaligus dengan kapasitas 2000 santri sebagaimana telah disebutkan sebelumnya. Hal ini tentu mengagetkan sekaligus menyemangati seluruh warga Kampus PKP DKI Jakarta. Tidak lebih dari dua tahun, dua tower bangunan tersebut telah berdiri dengan megahnya di kompleks Kampus PKP Jakarta Islamic School seluas 18 ha. Siap sebagai sarana pendukung penyelenggaraan pesantren modern.
Dalam berbagai kesempatan, K.H. Dr. Amidhan, Ketua Umum PKP DKI Jakarta selalu mengingatkan bahwa Pesantren Modern PKP haruslah tidak menambah jumlah statistik pesantren yang ada. Pesantren Modern PKP haruslah memiliki kekhasan dan kualitas yang tinggi dalam menyiapkan kader ummat dan bangsa. Para santri harus memiliki karakter unggul, memiliki pemahaman mendalam ajaran agama Islam, namun dapat menghela arus gelombang di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pesantren Modern PKP haruslah tidak menambah jumlah statistik pesantren yang ada. Pesantren Modern PKP haruslah memiliki kekhasan dan kualitas yang tinggi dalam menyiapkan kader ummat dan bangsa. Para santri harus memiliki karakter unggul, memiliki pemahaman mendalam ajaran agama Islam, namun dapat menghela arus gelombang di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
 (K.H. Dr. Amidhan, Ketua Umum PKP DKI Jakarta)
Untuk mencapai maksud tersebut, maka Pesantren Modern PKP memfokuskan pada tiga kemampuan dasar para santrinya. Ketiga kemampuan tersebut adalah tahfizul Quran, bahasa Arab dan bahasa Inggris. Kemampuan tahfiz terkait dengan PKP sebagai Proyek Monumental MTQ sekaligus dasar bahwa Alquran merupakan kitab suci yang menjadi fondasi keislaman seseorang selain assunnah. Kemampuan bahasa Arab sebagai sarana yang akan memampukan para santri menguasai khasanah klasik karya para salafussalihlegacy ulama-ulama terdahulu. Dan, kemampuan bahasa Inggris sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan terkini sejalan dengan sarana pergaualan antarbangsa-bangsa pada era internet of thing ini.
Pesantren Modern PKP membekali para santrinya dengan kemampuan tahfizul Quran, bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Menindaklanjuti amanah Pembina Yayasan PKP DKI Jakarta, maka pada tahun pelajaran 2019/2020, Pesantren Modern PKP akan menerima pendaftaran santri baru. Ada dua program yang ditawarkan yaitu pesantren enam tahun dan kelas boarding schoolSMA.
Program pesantren enam tahun akan menerima santri baru lulusan sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah dengan jumlah 200 santri putra dan putri. Mereka akan menempuh pendidikan selama enam tahun berasrama dengan kurikulum 100% dari Kementerian Agama RI dan 100% dari Pesantren Modern PKP. Program pesantren enam tahun ini akan menghasilkan lulusan yang benar dalam praktik ibadah, berkarakter Islami yang tahfiz minimal enam juz, yakni juz 1, 2, 3, 28, 29 dan 30 serta hadist Riyadus Shalihin. Mereka juga mampu membaca kitab-kitab klasik/kuning/turats tingkat menengah, fasih membaca dan berbicara/berpidato (muhadarah) dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Sementara itu, kelas boarding school SMA akan menerima santri baru lulusan sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah dengan jumlah 200 santri. Mereka akan menempuh pendidikan selama tiga tahun dengan kurikulum 100% dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan 100% dari Pesantren Modern PKP. Program kelas boarding school akan menghasilkan lulusan yang tahfiz minimal juz 29 dan 30. Mereka juga mampu melaksanakan kegiatan ibadah wajib dan sunnah sebagai kebiasaan; mampu berbahasa Arab dan Inggris dengan baik serta ber-TOEFL minimal 450. Selain itu, mereka juga dipersiapkan agar mampu memasuki perguruan tinggi negeri/kedinasan dan swasta unggulan.
Demikian sekilas profil Pesantren Modern PKP Jakarta Islamic School. Sebuah pesantren yang berada di ibukota negara, Jakarta. Hadir sebagai oase penyelenggaraan pendidikan pesantren yang komprehensif dan terintegratif. Membangun karakter sekaligus kapasitas intelektual dengan kemampuan tahfidul Quran dan penguasaan bahasa Arab serta bahasa Inggris secara mumpuni dalam upaya mempersiapkan kader ummat dan bangsa. Ahlan wa sahlan, Pesantren Modern PKP. Waallahu’alam bisshawab.***
*) Pendidik PKP Jakarta Islamic School

Senin, 28 Januari 2019

Tata Cara Pendaftaran Satuan Pendidikan Pesantren

  1. Cara Manual/Datang langsung ke PKP
    1. Calon peserta didik/orang tua atau wali peserta didik mengambil formulir pendaftaran di Bagian Pendaftaran yang dituju dengan membayar biaya pendaftaran formulir/Registrasi Sebesar Rp. 165.000,- ke Panita Pendaftaran.
    2. Mengisi formulir dan melengkapi persyaratan untuk diserahkan kembali ke Bagian Pendaftaran yang dituju selambat – lambatnya 1 (satu) minggu setelah pengambilan formulir.
    3. Proses Penginputan Data Calon Peserta Didik oleh Bagian Pendaftaran ke Aplikasi PKP.
    4. Meminta Bukti Pendaftaran dan Nomor Virtual Account (VA) Peserta Didik kebagian Pendaftaran.
    5. Proses Seleksi Calon Peserta Didik Baru.
    6. Proses Wawancara Peserta Didik dan Orang Tua/Wali.
    7. Pengumuman Hasil Seleksi.
    8. Jika dinyatakan Lulus Seleksi/di terima, membayar Biaya PPDB Melalui Bank DKI atau Mesin ATM Bank DKI terdekat, atau melalui Fasilitas Aplikasi Jak-Mobile/Jak-One-Mobile, ke Menu Pembayaran Virtual Account dengan memasukan Nomor Virtual Account (VA) dan Kode Bayar. simpan bukti pembayaran
    9. Lapor Diri ke Panitia Pendaftaran atau ke Sekolahan yang dituju, dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan.

  2. Cara Online
    1. Calon peserta didik/orang tua atau wali peserta didik mengisi Form Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara Online yang dapat diakses di url : http://www.pkpdkijakarta.com/page/ppdbonline.atau http://www.ppdb.pkpdkijakarta.ac.id pada Modul Form Pendaftaran.
    2. Mengisi informasi pada Form PPDB tersebut dengan data yang valid, meliputi identitas peserta didik dan identitas orang tua atau wali peserta didik. Dimohon untuk mengisi alamat e-mail dan nomor HP yang masih aktif
    3. Mencetak bukti pengisian Form PPDB, yang didalamnya terdapat informasi Pendaftaran dan Rincian Biaya Pendaftaran Peserta Didik Baru
    4. Membayar Pendaftaran/Registrasi Sebesar Rp. 165.000,- diTransfer ke Nomor Rekening Bank DKI 51111220012 a/n : PKP Jakarta Islamic School. Lalu Mengirimkan Bukti Setoran/Transfer ke Nomor WA : 0812 1340 9595 atau e-mail : ppdb.pkpjis@gmail.com. Saat melakukan Transfer Mohon dikasih Keterangan No.Pendaftaran dan Nama Siswa.
    5. Proses Seleksi Calon Peserta Didik Baru.
    6. Proses Wawancara Peserta Didik dan Orang Tua/Wali.
    7. Pengumuman Hasil Seleksi.
    8. Jika dinyatakan Lulus Seleksi/di terima, membayar Biaya PPDB Melalui Bank DKI atau Mesin ATM Bank DKI terdekat, atau melalui Fasilitas Aplikasi Jak-Mobile/Jak-One-Mobile, ke Menu Pembayaran Virtual Account dengan memasukan Nomor Virtual Account (VA) dan Kode Bayar. simpan bukti pembayaran
    9. Lapor Diri ke Panitia Pendaftaran atau ke Sekolahan yang dituju, dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan.

Gambaran Umum Kurikulum Islamic Boarding School PKP

Sistem Pendidikan
Sistem pendidikan menjadi sangat penting dalam suatu lembaga pendidikan dalam kaitannya mencapai target yang diinginkan. Oleh karena itu, sistem pendidikan dalam Islamic Boarding School (PKP) menekankan dua  hal penting yaitu:
1.     Terkait metodologi pendidikan dan dan pengajaran Islam
2.     Terkait metode pelaksanaan pendidikan dan pengajaran kepada peserta didik.
Sistem pendidikan yang dilaksanakan berfokus pada tiga hal penting yaitu penguasaan bahasa Arab, Tahfidz al-Quran dan bahasa Inggris. Ketiga tujuan yang integral ini dimaksudkan untuk membentuk kepribadian santri berdasarkan nilai-nilai Quran dan ajaran Islam serta penguasaan kunci pengetahuan klasik dan modern dalam Islam yaitu bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai alat mendalami al-Quran dan ajaran Islam.
Dengan demikian diharapkan santri Boarding School PKP akan menjadi manusia muslim yang memiliki jiwa keislaman yang bertumpu pada nilai-nilai al-Quran dan Sunnah Rasul serta pengetahuan yang cukup mendalam sebagai dasar untuk pengembangan keislaman dimasa depan dalam memajukan masyarakat Islam. Adapun landasannya adalah Panca Jiwa santri yang menjadi dasar pendidikan para santri di banyak pesantren yaitu: Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhwah Islamiyah dan Kebebasan (dalam bingkai Islam).
Dalam pengembangannya, Islamic Boarding School PKP akan mengembangkan sistem asrama, dimana kehidupan masyarakat yang sederhana akan dibangun. Oleh karena itu, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran seperti  kelompok olahraga, kesenian keterampilan, keilmuan, kepramukaan, organisasi santri serta segala sesuatu yang dibutuhkan seperti Bagian Kesehatan, Bagian Keamanan, Bagian Kesenian, Bagian Olahraga Koperasi Pelajar, Kantin, Koperasi Dapur dan lain sebagainya.
Selanjutnya, secara kurikulum terdapat beberapa pengelompokan seperti:
1.     Intra-Kurikuler: Dirasah Arabiyah (hal hal yang terkait dengan bahasa Arab atau ilmu-ilmu yang tercakup dalam bahasa Arab), Dirasah Islamiyah (ilmu-ilmu yang tercakup dalam studi Islam), Keguruan, Bahasa Inggris, Ilmu Pasti, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Kewarganegaraan (keindonesiaan)
2.     Ko-Kurikuler: atau pengembangan diri dalam aspek kehidupan seperti Tahfids al Quran, Ibadah amaliyah sehari-hari, belajar tutorial), kajian kitab, pembinaan bahasa asing, pidato/diskusi tiga bahasa, penerbitan, seminar, dll.), Praktik dan Bimbingan (mengajar, etiket/sopan santun, dakwah).
3.     Ekstra Kurikuler meliputi Latihan dan praktik berorganisasi leadership, administrasi dan manajemen, kepramukaan, keterampilan, kesenian, kesehatan.
Adapun mata pelajaran yang akan dikembangkan terdiri dari dua katagori yaitu: 
1.     Kepesantrenan/Boarding School
Al-Qur’an (Tahfidz, Ilmu Tajwid, Ilmu Tafsir, Hifdlon, Tafsir), Al-Hadits (Mustholah Hadits, Shohih Bukhori, Bulughul Maram), Tauhid (Aqidah Ahlak), Syari’ah (Fiqh, Ushul Fiqh, Ilmu Mawaris, Masailul Fiqh), Bahasa Arab (Muhawarah, Nahu, Shorof, I’rob, Bayan, Badi, Ma’ani, Balaghoh, dan Mantiq), Tarikh Islam (Sejarah Islam), Mahfuzat (kata-kata mutiara para ulama), Muthala’ah bahasa Arab.
2.     Ilmu Pengetahuan Umum, Bahasa (Indonesia, Inggris), Matematika, PKN, Seni Budaya, Fisika, Kimia, Biologi, Sosiologi, Ilmu Pendidikan, Olah Raga,dan  Komputer.
Namun demikian,  mengingat  Islamic Boarding School PKP merupakan rintisan awal namun telah memiliki sekolah sebelumnya, maka rencana ini akan dilakukan bertahap sampai tahun 2025. Oleh karena itulah, karena fokus Boarding School ini pada tiga hal utama yaitu Tahfidz al Qur’an, bahasa Arab dan bahasa Inggris, maka perlu strategi pelaksanaannya dengan mempertimbangkan alokasi waktu yang tersedia.
Saat ini, waktu yang akan digunakan santri masih terikat dengan Full Day School sampai sore hari. Waktu santri sejak pulang sekolah menjelang dan bangun tidur di perkirakan delapan jam, dan belum termasuk libur. Apabila satu hari delapan jam dan 24 jam untuk hari libur, maka bagi pengurus asrama perlu menekankan pentingnya penguatan Qur’an, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Oleh karena itulah, dalam upaya untuk mencapai target menguatkan bahasa Qur’an, bahasa Arab dan bahasa Inggris di tahun pertama Boarding School, maka fokus penguatannya akan ditekankan pada tiga hal tersebut. Sementara untuk pelajaran agama Islam sudah termasuk di sekolah dan dipengajaran Quran dan bahasa Arab

Dr Lukmanul Hakim
Direktur Pesantren Modern PKP

Seribu Pondok karya Pendiri PKP KH Kafrawi Ridwan

Acara tasyakuran milad ke- 87 dan launching buku "Kyai Seribu Pondok, Inspirasi & Dedikasi K.H. Kafrawi Ridwan" berlangsung khidmat di kediaman beliau, Cipete, Jakarta Selatan pd Rabu (9/01/2019). Hadir pd kesempatan itu Wakil Ketua Pembina, H. RS Museno, S.H., Ketua Umum PKP, Dr. K.H. Amidhan, para tokoh & kerabat.


Brkt sambutan Pengurus PKP atas terbitnya buku beliau.

Pondok Karya Pembangunan (PKP) mrpkn lembaga pendidikan di kawasan Jakarta Timur yg berdiri sejak thn 1976 sbg Proyek Monumental MTQ Nasional V thn 1972 di Jakarta. Saat ini PKP mengelola pendidikan KB-TK, MI, MTs, SMA, SMK & STIKes.

Sbg salah satu Pendiri PKP, sejak dr awl pendirian, Bapak K.H. Kafrawi Ridwan, M.A. tak terpisahkan dg gagasan PKP sbg pondok pesantren berasrama. Ttg asrama ini, beliau pernah mendapat sindiran dari K.H. Abdurrahman Wahid, Presiden ke- 4 RI sbg kyai yg tdk punya asrama. 
Tampaknya, sindiran ini tlh menjadi slh satu pendorong yg kuat bg beliau & Keluarga Besar PKP utk merealisasikannya. Berbagai upy pun dilakukan, baik berkenaan dg konsep maupun fisik bangunan asrama. 
Bg beliau & jg Pengurus PKP, pendirian pesantren berasrama  hrslah tdk hanya menambah jmh statistik pesantren yg ada. Ttp pesantren yg khas & bermutu dlm mempersiapkan kader-kader utama ummat, bangsa & negara. 
Dlm berbgai kesempatan, beliau sbg Pendiri & Pembina serta sempat pl terjun langsung sbg Pengurus tak kenal lelah mengupayakan penyelenggaraan asrama. Dan alhamdulillah -- berkat kegigihan Pengurus dlm merealisasikan gagasan beliau & dg bantuan Pemprov DKI Jakarta -- kini tlh berdiri bangunan 2 tower asrama santri masing-masing dg ketinggian 12 lantai berkapasitas 2000 santri.

Dlm waktu dekat, penyelenggaraan asrama santri sbg pengembangan asrama sblmnya akan menfokuskan penguasaan Alquran/tahfiz, bhs Arab dan Inggris bg para santrinya.

Akhirnya, a.n. Keluarga Besar PKP, kami sgt mengapresiasi perjuangan beliau dlm mewujudkan mimpi penyelenggaraan pesantren. Dan dg terbitnya buku ini, yg berisi testimoni ketokohan beliau dr para sahabat, mjd satu bukti lg bahwa apresiasi kami kpd beliau sdh pd tempatnya. Beliau adlah teladan kami, bukan sj pd ucapan, tp terlebih pd tindakan.*Tongato

Minggu, 27 Januari 2019

Ayuk bergabung menjadi Santri


Jadi Santri itu Keren
Ayuk bergabung di Pesantren PKP Jakarta Islamic School Tahun Pelajaran 2019/2020