Senin, 28 Januari 2019

Tata Cara Pendaftaran Satuan Pendidikan Pesantren

  1. Cara Manual/Datang langsung ke PKP
    1. Calon peserta didik/orang tua atau wali peserta didik mengambil formulir pendaftaran di Bagian Pendaftaran yang dituju dengan membayar biaya pendaftaran formulir/Registrasi Sebesar Rp. 165.000,- ke Panita Pendaftaran.
    2. Mengisi formulir dan melengkapi persyaratan untuk diserahkan kembali ke Bagian Pendaftaran yang dituju selambat – lambatnya 1 (satu) minggu setelah pengambilan formulir.
    3. Proses Penginputan Data Calon Peserta Didik oleh Bagian Pendaftaran ke Aplikasi PKP.
    4. Meminta Bukti Pendaftaran dan Nomor Virtual Account (VA) Peserta Didik kebagian Pendaftaran.
    5. Proses Seleksi Calon Peserta Didik Baru.
    6. Proses Wawancara Peserta Didik dan Orang Tua/Wali.
    7. Pengumuman Hasil Seleksi.
    8. Jika dinyatakan Lulus Seleksi/di terima, membayar Biaya PPDB Melalui Bank DKI atau Mesin ATM Bank DKI terdekat, atau melalui Fasilitas Aplikasi Jak-Mobile/Jak-One-Mobile, ke Menu Pembayaran Virtual Account dengan memasukan Nomor Virtual Account (VA) dan Kode Bayar. simpan bukti pembayaran
    9. Lapor Diri ke Panitia Pendaftaran atau ke Sekolahan yang dituju, dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan.

  2. Cara Online
    1. Calon peserta didik/orang tua atau wali peserta didik mengisi Form Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara Online yang dapat diakses di url : http://www.pkpdkijakarta.com/page/ppdbonline.atau http://www.ppdb.pkpdkijakarta.ac.id pada Modul Form Pendaftaran.
    2. Mengisi informasi pada Form PPDB tersebut dengan data yang valid, meliputi identitas peserta didik dan identitas orang tua atau wali peserta didik. Dimohon untuk mengisi alamat e-mail dan nomor HP yang masih aktif
    3. Mencetak bukti pengisian Form PPDB, yang didalamnya terdapat informasi Pendaftaran dan Rincian Biaya Pendaftaran Peserta Didik Baru
    4. Membayar Pendaftaran/Registrasi Sebesar Rp. 165.000,- diTransfer ke Nomor Rekening Bank DKI 51111220012 a/n : PKP Jakarta Islamic School. Lalu Mengirimkan Bukti Setoran/Transfer ke Nomor WA : 0812 1340 9595 atau e-mail : ppdb.pkpjis@gmail.com. Saat melakukan Transfer Mohon dikasih Keterangan No.Pendaftaran dan Nama Siswa.
    5. Proses Seleksi Calon Peserta Didik Baru.
    6. Proses Wawancara Peserta Didik dan Orang Tua/Wali.
    7. Pengumuman Hasil Seleksi.
    8. Jika dinyatakan Lulus Seleksi/di terima, membayar Biaya PPDB Melalui Bank DKI atau Mesin ATM Bank DKI terdekat, atau melalui Fasilitas Aplikasi Jak-Mobile/Jak-One-Mobile, ke Menu Pembayaran Virtual Account dengan memasukan Nomor Virtual Account (VA) dan Kode Bayar. simpan bukti pembayaran
    9. Lapor Diri ke Panitia Pendaftaran atau ke Sekolahan yang dituju, dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan.

Gambaran Umum Kurikulum Islamic Boarding School PKP

Sistem Pendidikan
Sistem pendidikan menjadi sangat penting dalam suatu lembaga pendidikan dalam kaitannya mencapai target yang diinginkan. Oleh karena itu, sistem pendidikan dalam Islamic Boarding School (PKP) menekankan dua  hal penting yaitu:
1.     Terkait metodologi pendidikan dan dan pengajaran Islam
2.     Terkait metode pelaksanaan pendidikan dan pengajaran kepada peserta didik.
Sistem pendidikan yang dilaksanakan berfokus pada tiga hal penting yaitu penguasaan bahasa Arab, Tahfidz al-Quran dan bahasa Inggris. Ketiga tujuan yang integral ini dimaksudkan untuk membentuk kepribadian santri berdasarkan nilai-nilai Quran dan ajaran Islam serta penguasaan kunci pengetahuan klasik dan modern dalam Islam yaitu bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai alat mendalami al-Quran dan ajaran Islam.
Dengan demikian diharapkan santri Boarding School PKP akan menjadi manusia muslim yang memiliki jiwa keislaman yang bertumpu pada nilai-nilai al-Quran dan Sunnah Rasul serta pengetahuan yang cukup mendalam sebagai dasar untuk pengembangan keislaman dimasa depan dalam memajukan masyarakat Islam. Adapun landasannya adalah Panca Jiwa santri yang menjadi dasar pendidikan para santri di banyak pesantren yaitu: Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhwah Islamiyah dan Kebebasan (dalam bingkai Islam).
Dalam pengembangannya, Islamic Boarding School PKP akan mengembangkan sistem asrama, dimana kehidupan masyarakat yang sederhana akan dibangun. Oleh karena itu, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran seperti  kelompok olahraga, kesenian keterampilan, keilmuan, kepramukaan, organisasi santri serta segala sesuatu yang dibutuhkan seperti Bagian Kesehatan, Bagian Keamanan, Bagian Kesenian, Bagian Olahraga Koperasi Pelajar, Kantin, Koperasi Dapur dan lain sebagainya.
Selanjutnya, secara kurikulum terdapat beberapa pengelompokan seperti:
1.     Intra-Kurikuler: Dirasah Arabiyah (hal hal yang terkait dengan bahasa Arab atau ilmu-ilmu yang tercakup dalam bahasa Arab), Dirasah Islamiyah (ilmu-ilmu yang tercakup dalam studi Islam), Keguruan, Bahasa Inggris, Ilmu Pasti, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Kewarganegaraan (keindonesiaan)
2.     Ko-Kurikuler: atau pengembangan diri dalam aspek kehidupan seperti Tahfids al Quran, Ibadah amaliyah sehari-hari, belajar tutorial), kajian kitab, pembinaan bahasa asing, pidato/diskusi tiga bahasa, penerbitan, seminar, dll.), Praktik dan Bimbingan (mengajar, etiket/sopan santun, dakwah).
3.     Ekstra Kurikuler meliputi Latihan dan praktik berorganisasi leadership, administrasi dan manajemen, kepramukaan, keterampilan, kesenian, kesehatan.
Adapun mata pelajaran yang akan dikembangkan terdiri dari dua katagori yaitu: 
1.     Kepesantrenan/Boarding School
Al-Qur’an (Tahfidz, Ilmu Tajwid, Ilmu Tafsir, Hifdlon, Tafsir), Al-Hadits (Mustholah Hadits, Shohih Bukhori, Bulughul Maram), Tauhid (Aqidah Ahlak), Syari’ah (Fiqh, Ushul Fiqh, Ilmu Mawaris, Masailul Fiqh), Bahasa Arab (Muhawarah, Nahu, Shorof, I’rob, Bayan, Badi, Ma’ani, Balaghoh, dan Mantiq), Tarikh Islam (Sejarah Islam), Mahfuzat (kata-kata mutiara para ulama), Muthala’ah bahasa Arab.
2.     Ilmu Pengetahuan Umum, Bahasa (Indonesia, Inggris), Matematika, PKN, Seni Budaya, Fisika, Kimia, Biologi, Sosiologi, Ilmu Pendidikan, Olah Raga,dan  Komputer.
Namun demikian,  mengingat  Islamic Boarding School PKP merupakan rintisan awal namun telah memiliki sekolah sebelumnya, maka rencana ini akan dilakukan bertahap sampai tahun 2025. Oleh karena itulah, karena fokus Boarding School ini pada tiga hal utama yaitu Tahfidz al Qur’an, bahasa Arab dan bahasa Inggris, maka perlu strategi pelaksanaannya dengan mempertimbangkan alokasi waktu yang tersedia.
Saat ini, waktu yang akan digunakan santri masih terikat dengan Full Day School sampai sore hari. Waktu santri sejak pulang sekolah menjelang dan bangun tidur di perkirakan delapan jam, dan belum termasuk libur. Apabila satu hari delapan jam dan 24 jam untuk hari libur, maka bagi pengurus asrama perlu menekankan pentingnya penguatan Qur’an, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Oleh karena itulah, dalam upaya untuk mencapai target menguatkan bahasa Qur’an, bahasa Arab dan bahasa Inggris di tahun pertama Boarding School, maka fokus penguatannya akan ditekankan pada tiga hal tersebut. Sementara untuk pelajaran agama Islam sudah termasuk di sekolah dan dipengajaran Quran dan bahasa Arab

Dr Lukmanul Hakim
Direktur Pesantren Modern PKP

Seribu Pondok karya Pendiri PKP KH Kafrawi Ridwan

Acara tasyakuran milad ke- 87 dan launching buku "Kyai Seribu Pondok, Inspirasi & Dedikasi K.H. Kafrawi Ridwan" berlangsung khidmat di kediaman beliau, Cipete, Jakarta Selatan pd Rabu (9/01/2019). Hadir pd kesempatan itu Wakil Ketua Pembina, H. RS Museno, S.H., Ketua Umum PKP, Dr. K.H. Amidhan, para tokoh & kerabat.


Brkt sambutan Pengurus PKP atas terbitnya buku beliau.

Pondok Karya Pembangunan (PKP) mrpkn lembaga pendidikan di kawasan Jakarta Timur yg berdiri sejak thn 1976 sbg Proyek Monumental MTQ Nasional V thn 1972 di Jakarta. Saat ini PKP mengelola pendidikan KB-TK, MI, MTs, SMA, SMK & STIKes.

Sbg salah satu Pendiri PKP, sejak dr awl pendirian, Bapak K.H. Kafrawi Ridwan, M.A. tak terpisahkan dg gagasan PKP sbg pondok pesantren berasrama. Ttg asrama ini, beliau pernah mendapat sindiran dari K.H. Abdurrahman Wahid, Presiden ke- 4 RI sbg kyai yg tdk punya asrama. 
Tampaknya, sindiran ini tlh menjadi slh satu pendorong yg kuat bg beliau & Keluarga Besar PKP utk merealisasikannya. Berbagai upy pun dilakukan, baik berkenaan dg konsep maupun fisik bangunan asrama. 
Bg beliau & jg Pengurus PKP, pendirian pesantren berasrama  hrslah tdk hanya menambah jmh statistik pesantren yg ada. Ttp pesantren yg khas & bermutu dlm mempersiapkan kader-kader utama ummat, bangsa & negara. 
Dlm berbgai kesempatan, beliau sbg Pendiri & Pembina serta sempat pl terjun langsung sbg Pengurus tak kenal lelah mengupayakan penyelenggaraan asrama. Dan alhamdulillah -- berkat kegigihan Pengurus dlm merealisasikan gagasan beliau & dg bantuan Pemprov DKI Jakarta -- kini tlh berdiri bangunan 2 tower asrama santri masing-masing dg ketinggian 12 lantai berkapasitas 2000 santri.

Dlm waktu dekat, penyelenggaraan asrama santri sbg pengembangan asrama sblmnya akan menfokuskan penguasaan Alquran/tahfiz, bhs Arab dan Inggris bg para santrinya.

Akhirnya, a.n. Keluarga Besar PKP, kami sgt mengapresiasi perjuangan beliau dlm mewujudkan mimpi penyelenggaraan pesantren. Dan dg terbitnya buku ini, yg berisi testimoni ketokohan beliau dr para sahabat, mjd satu bukti lg bahwa apresiasi kami kpd beliau sdh pd tempatnya. Beliau adlah teladan kami, bukan sj pd ucapan, tp terlebih pd tindakan.*Tongato

Minggu, 27 Januari 2019

Ayuk bergabung menjadi Santri


Jadi Santri itu Keren
Ayuk bergabung di Pesantren PKP Jakarta Islamic School Tahun Pelajaran 2019/2020